Pertama ku melihat-nya seakan ku menganggap dia seperti sosok yang sederhana. Ternyata dari sosok sederhana itulah aku mengetahui bertapa berartinya dia dalam kehidupan ku. Di suatu waktu aku bisa mendapatkan dirinya. Memang awalnya dia membuat dan memotivasi ku untuk berubah menjadi yang lebih baik lagi. Senang rasanya memiliki kekasih sepertinya, waktupun terus berlalu dan semakin berlalu berubahlah sifatnya yang membuatku semakin sakit. Kekecewaan pun mucul, tetapi rasa sabar selalu menyelimuti. Hebatnya dia selalu membenarkan dengan KEMUNAFIKAN. Sungguh tidak akan bisa selesai masalah dengan cara seperti itu, kepercayaan semakin hari semakin pudar dan klimaksnya pun terbukti dengan rasa 2 hati di diranya yang terbagi untukku. Memang sangat mengecewakan, tetapi walaupun begitu dia yang pernah mengisi hati ku diawal aku masuk SMA ini dan dialah yang membuatku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.
_so, i will always remember_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar